Andi Rudi Latif Ajak Warga Perkuat Doa dan Ikhtiar Hadapi Musim Kemarau

tepinarasi
By
3 Min Read
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Istighosah Hadapi Kemarau dan Karhutla

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan di tengah musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pesan tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam kegiatan istighosah dan doa bersama di Ruang Terbuka Depan Masjid Al-Falah, Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa memohon perlindungan, keselamatan, serta kemudahan dalam menghadapi kondisi musim kemarau yang berlangsung di Tanah Bumbu.

Andi Rudi Latif mengatakan menghadapi musim kemarau tidak hanya membutuhkan kesiapan pemerintah dan petugas di lapangan, tetapi juga kepedulian masyarakat. Menurutnya, pencegahan Karhutla harus dibangun melalui kesadaran bersama agar potensi kebakaran dapat diantisipasi sejak awal.

Bupati menilai istighosah dan doa bersama memiliki makna penting bagi kehidupan masyarakat. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, kegiatan tersebut juga dapat memperkuat kebersamaan serta membangun kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

Majelis Ngopi Istigosah
Majelis Ngopi Istigosah

“Melalui kegiatan ini, mari kita bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Tanah Bumbu senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, perlindungan, serta kemudahan dalam menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Andi Rudi Latif.

Andi Rudi Latif Minta Ancaman Asap Tak Diremehkan, Satgas Diminta Siaga 24 Jam

Namun, Bupati mengingatkan bahwa doa perlu disertai dengan ikhtiar nyata. Ia meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, sekaligus menjaga lahan dan lingkungan sekitar, khususnya kawasan yang rentan terdampak api selama musim kemarau.

Menurut Andi Rudi Latif, pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah bersama aparat, relawan, tokoh masyarakat dan warga perlu membangun kewaspadaan sejak dini sehingga potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga lahan dan kawasan sekitar, serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Selain kepedulian masyarakat, Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, tokoh masyarakat dan warga dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat selama menghadapi musim kemarau.

Dalam kegiatan tersebut, Andi Rudi Latif juga menyampaikan apresiasi kepada Al Habib Musthafa Bin Abdullah Alaydrus selaku Pimpinan Majelis Dzikir Syamsi Syumus Indonesia serta Habib Hasan Bin Ahmad Alawi Assegaf dari Tarim, Hadramaut. Keduanya hadir memberikan tausiah dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan.

Andi Rudi Latif Gerakkan Satgas Hadapi Ancaman Karhutla di Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif berharap masyarakat mengikuti rangkaian istighosah dengan penuh kekhusyukan. Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Tanah Bumbu.

Bupati juga berharap daerah tersebut senantiasa dijauhkan dari bencana, memperoleh hujan yang membawa keberkahan, serta diberikan keselamatan dan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun pembangunan daerah. Menurutnya, kebersamaan antara doa, kepedulian lingkungan dan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menghadapi musim kemarau dan potensi Karhutla. (upi)

 

Share This Article
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x