Batulicin- Empat pelajar terbaik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menorehkan langkah membanggakan dengan tampil di panggung nasional pada ajang Olimpiade Ahmad Dahlan VIII yang digelar di Makassar. Keikutsertaan ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan Muhammadiyah di daerah pesisir tersebut mampu bersaing di level nasional (15/02/2026).
OlympicAD VIII merupakan kompetisi akademik bergengsi yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ajang ini mempertemukan ribuan pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan sekaligus mempererat jejaring antarsekolah Muhammadiyah se-Indonesia.
Kontingen Tanah Bumbu mengirimkan empat peserta dari tiga jenjang pendidikan. Dari tingkat sekolah dasar, Ikhwan Alauddin Al-Fikrie berlaga di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), sedangkan Ibrahima Khalil Feriza berkompetisi di bidang Matematika. Keduanya merupakan siswa SD Muhammadiyah Kusan Hilir.

Pada jenjang sekolah menengah pertama, M. Naupal Qardawi tampil pada cabang Matematika mewakili SMP Muhammadiyah Kusan Hilir. Sementara itu, dari jenjang sekolah menengah kejuruan, Naila Nur Afifah yang merupakan siswi SMK Muhammadiyah Kusan Hilir turut bersaing di bidang Matematika.
Keberangkatan empat pelajar ini bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi membawa nama baik daerah dan institusi pendidikan Muhammadiyah Tanah Bumbu. Mereka telah melalui proses pembinaan dan seleksi internal sebelum akhirnya dipercaya mewakili cabang Pagatan di ajang nasional tersebut.
Selama mengikuti rangkaian kegiatan di Makassar, para peserta didampingi oleh dua pendamping resmi, Muhammad Rahmani, S.Pd., M.Pd., dan Tiara Afsari, S.Pd. Pendampingan dilakukan secara intensif, mulai dari persiapan materi, strategi pengerjaan soal, hingga penguatan mental bertanding.
Muhammad Rahmani menyampaikan rasa bangga atas semangat dan dedikasi para siswa. Menurutnya, keikutsertaan dalam OlympicAD menjadi momentum penting bagi pelajar untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas wawasan di tingkat nasional.
“Kami sangat bangga dapat mendampingi para pelajar Muhammadiyah dari Tanah Bumbu dalam ajang OlympicAD VIII di Makassar. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang belajar, pengalaman, dan motivasi agar siswa terus berkembang,” ujarnya.
Ia menambahkan, para peserta menunjukkan disiplin, fokus, dan kesiapan yang matang. Dukungan moral terus diberikan agar siswa mampu tampil percaya diri dan memberikan performa terbaik di setiap sesi perlombaan.

Keikutsertaan ini juga mencerminkan komitmen sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kusan Hilir dalam membangun budaya prestasi. Pembinaan akademik yang berkelanjutan menjadi salah satu kunci sehingga siswa mampu menembus kompetisi tingkat nasional.
OlympicAD VIII Makassar 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi Muhammadiyah yang unggul secara intelektual dan kuat dalam karakter. Ajang ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan dan mencetak kader bangsa yang berkualitas.
Partisipasi kontingen Tanah Bumbu di panggung nasional menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk berani bermimpi dan berkompetisi. Dari pesisir Pagatan menuju Makassar, empat pelajar ini membuktikan bahwa semangat belajar dan tekad kuat mampu menembus batas geografis demi prestasi.(upi)

