Batulicin — Anggota Komisi VIII DPR RI, Sudian Noor, secara resmi membuka Bimbingan Manasik Haji Massal Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 yang digelar pada Jumat, 7 Februari 2026, di Masjid Nurussalam, Desa Gunung Tinggi. Kegiatan ini diikuti ratusan calon jemaah haji dari berbagai kecamatan di Tanah Bumbu.
Pembukaan manasik massal tersebut menjadi momentum penting dalam rangka mempersiapkan calon jemaah haji agar memiliki pemahaman yang matang sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci. Manasik diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tanah Bumbu sebagai bagian dari pembinaan terpadu bagi jemaah haji tahun 2026.

Dalam sambutannya, Sudian Noor menegaskan bahwa manasik haji memiliki peran strategis dalam membentuk kesiapan jemaah, tidak hanya dari sisi pengetahuan ibadah, tetapi juga mental dan kedisiplinan selama menjalankan rangkaian haji. Ia menilai manasik massal sebagai langkah efektif untuk menyamakan persepsi dan pemahaman seluruh jemaah.
“Manasik ini bukan sekadar formalitas, tetapi bekal utama agar jemaah mampu menjalankan ibadah haji dengan benar, mandiri, dan sesuai tuntunan syariat,” ujar Sudian Noor di hadapan para calon jemaah.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang secara konsisten mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kementerian teknis, dan DPR RI menjadi kunci dalam memastikan pelayanan haji berjalan optimal.

Sudian Noor menambahkan bahwa Komisi VIII DPR RI terus mendorong peningkatan pelayanan haji, khususnya pada aspek pembinaan, kesehatan, dan perlindungan jemaah. Ia berharap calon jemaah haji Tanah Bumbu dapat menjadi contoh jemaah yang tertib dan disiplin selama berada di Tanah Suci.
Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif tidak dapat hadir secara langsung dan diwakili oleh Haji Deni Haryanto untuk menyampaikan sambutan resmi. Dalam sambutan tertulis Bupati, pemerintah daerah menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan manasik dan seluruh rangkaian persiapan haji.
Bupati menekankan bahwa manasik haji merupakan tahapan krusial yang harus diikuti dengan sungguh-sungguh oleh seluruh calon jemaah. Kesiapan fisik, mental, serta pemahaman tata cara ibadah disebut sebagai kunci utama dalam meraih haji yang mabrur.
“Manasik haji adalah bagian dari ikhtiar pemerintah daerah untuk memastikan jemaah memahami rukun, wajib, dan sunnah haji secara benar,” ujar Haji Deni Haryanto saat membacakan sambutan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan haji setiap tahun melalui koordinasi lintas instansi, peningkatan pembinaan, serta dukungan fasilitas selama proses persiapan hingga keberangkatan.
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan bahwa manasik massal ini akan dilanjutkan dengan pembinaan lanjutan di tingkat kecamatan dan kelompok bimbingan ibadah haji. Langkah ini bertujuan agar materi manasik dapat dipahami secara lebih mendalam oleh seluruh jemaah.
Dengan terselenggaranya manasik haji massal ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji Kabupaten Tanah Bumbu mampu melaksanakan ibadah haji dengan lancar, tertib, dan khusyuk, serta membawa nama baik daerah di tingkat nasional maupun internasional. (Upi)

